Socio-political Communication and Policy Review
Analisis Kebijakan Publik dalam Upaya Menekan Angka Stunting: Studi Kasus Implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kota Palembang
By Farcos Nuryas Aulia Putri Ramadani, Shafiqah Ryzki Innayah, Ela Talia and 7 others.
Abstract
Stunting remains a nutritional problem that requires attention in Palembang City. One of the government efforts to address this issue is the Supplementary Feeding Program (PMT). This study aims to analyze the policy implementation of the Supplementary Feeding Program (PMT) in Palembang City from a public policy analysis perspective. The study uses a descriptive qualitative approach with a literature review method based on relevant scientific journals, books, government documents, regulations, and official publications. The findings indicate that PMT implementation can be analyzed retrospectively because the program has been implemented and can be examined based on its implementation, outcomes, and identified problems. The implementation analysis is based on Edward III’s theory, which covers communication, resources, disposition, and bureaucratic structure, while the policy analysis process includes problem formulation, forecasting, recommendation, monitoring, and evaluation. The PMT Program has reached its target groups, but problems remain in consumption monitoring, distribution, supervision, funding, resources, communication, and coordination. Program improvement should focus on strengthening monitoring and evaluation, implementer capacity, resources, public education, and cross-sector coordination. Abstrak. Stunting masih menjadi salah satu masalah gizi yang perlu mendapat perhatian di Kota Palembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kota Palembang berdasarkan perspektif analisis kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi PMT di Kota Palembang berdasarkan perspektif analisis kebijakan publik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku, dokumen pemerintah, peraturan, dan publikasi resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi PMT dapat dianalisis secara retrospektif karena program telah dilaksanakan dan dapat ditinjau berdasarkan pelaksanaan, hasil, serta permasalahan yang ditemukan. Analisis implementasi berdasarkan teori Edward III mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, sedangkan proses analisis kebijakan meliputi perumusan masalah, peramalan, rekomendasi, pemantauan, dan evaluasi. PMT telah menjangkau kelompok sasaran, tetapi masih ditemukan permasalahan pada pemantauan konsumsi, distribusi, pengawasan, pendanaan, sumber daya, komunikasi, dan koordinasi. Perbaikan program perlu diarahkan pada penguatan monitoring dan evaluasi, kapasitas pelaksana, sumber daya, edukasi masyarakat, serta koordinasi lintas sektor. Kata kunci: Analisis Kebijakan Publik, Implementasi kebijakan, Stunting, Pemberian Makanan Tambahan, Kota Palembang.



