JURNAL KESEHATAN ALMUSLIM
Asuhan kebidanan keluarga berencana dengan metode amenore laktasi (mal) pada ny. i di tpmb salabiah kota lhokseumawe
By Rosyita, Rosyita, Kartinazahri and 1 others.
Abstract
Metode Amenore Laktasi (MAL) merupakan metode kontrasepsi alami yang digunakan pada masa postpartum sampai 6 bulan masa menyusui melalui pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia enam bulan. MAL dinilai efektif, aman, ekonomis, dan tidak memengaruhi produksi ASI sehingga sesuai digunakan pada ibu menyusui. Namun, pemanfaatannya masih rendah akibat kurangnya pengetahuan ibu dan minimnya konseling mengenai syarat serta efektivitas metode tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan asuhan kebidanan pada akseptor KB dengan Metode Amenore Laktasi (MAL) di TPMB Salabiah Kota Lhokseumawe. Penelitian menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan kebidanan pada Ny. I sebagai akseptor KB MAL. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Asuhan diberikan selama dua kali kunjungan masa nifas dengan penerapan manajemen kebidanan Varney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu memilih MAL untuk mempertahankan keberhasilan ASI eksklusif karena pengalaman penggunaan kontrasepsi hormonal sebelumnya dirasakan memengaruhi kuantitas ASI. Ibu menyusui secara on demand sebanyak 11–12 kali dalam 24 jam, ASI keluar lancar, bayi aktif menyusu, dan ibu belum mengalami menstruasi selama masa postpartum sehingga syarat penggunaan MAL terpenuhi. Edukasi dan konseling meningkatkan pemahaman ibu dan suami mengenai manfaat, mekanisme kerja, serta syarat keberhasilan MAL. Dukungan suami juga berperan penting dalam keberhasilan metode ini. Dapat disimpulkan bahwa MAL efektif sebagai kontrasepsi pada masa menyusui apabila diterapkan dengan benar dan didukung konseling yang optimal.



