Gunung Djati Conference Series
FORMULASI DAN UJI ANTIBAKTERI MASKER GEL EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) DAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Par Iis Rismawati, Nunung Kurniasih et Tina Dewi Rosahdi.
Contenu en anglais
Résumé
Jerawat merupakan penyakit kulit yang salah satu penyebabnya adalah pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko resistensi sehingga diperlukan alternatif antibakteri dari bahan alam. Daun sirsak (Annona muricata L.) dan daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) diketahui mengandung senyawa yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan metabolit sekunder, kadar total fenolik, mutu fisik, dan antibakteri masker gel kombinasi ekstrak etanol daun sirsak dan daun binahong terhadap Propionibacterium acnes. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol redest, dilanjutkan dengan skrining fitokimia, penetapan kadar total fenolik metode Folin–Ciocalteu, formulasi masker gel (F0–F3), evaluasi mutu fisik, dan uji antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ekstrak mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid/steroid, sedangkan alkaloid tidak terdeteksi. Kadar total fenolik ekstrak etanol daun sirsak dan daun binahong berturut-turut sebesar 266,962 mg GAE/g ekstrak dan 204 mg GAE/g ekstrak. Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik, tidak menimbulkan iritasi, dan dapat diterima panelis. Hasil uji antibakteri menunjukkan rata-rata diameter zona hambat F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 9,40 mm, 12,60 mm, dan 15,30 mm, dengan Formula F3 memiliki antibakteri terbaik. Dengan demikian, kombinasi ekstrak etanol daun sirsak dan daun binahong berpotensi dikembangkan sebagai sediaan masker gel antibakteri terhadap Propionibacterium acnes.



