JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH
Pengaruh edukasi tentang mobilisasi dini terhadap tingkat pengetahuan pasien post bedah mayor di ruang 6 south murni teguh memorial hospital
Par Sulton Evanlon et Hizkianta Sembiring.
Contenu en anglais
Résumé
Latar Belakang: Mobilisasi dini merupakan salah satu tindakan penting dalam proses pemulihan pasien pascaoperasi mayor yang bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi seperti tromboemboli, atelektasis, dan penurunan fungsi usus. Namun, banyak pasien post bedah mayor yang belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai pentingnya mobilisasi dini, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang tepat untuk meningkatkan pemahaman pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang mobilisasi dini terhadap tingkat pengetahuan pasien post bedah mayor di Ruang 6 South Murni Teguh Memorial Hospital. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 23 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden (73,9%) memiliki tingkat pengetahuan kurang, sedangkan setelah diberikan edukasi, sebagian besar responden (91,3%) memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi mobilisasi dini terhadap peningkatan tingkat pengetahuan pasien post bedah mayor. Kesimpulan: Edukasi tentang mobilisasi dini efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien post bedah mayor. Disarankan agar edukasi mobilisasi dini dapat diterapkan secara rutin sebagai bagian dari asuhan keperawatan pascaoperasi guna mendukung proses pemulihan pasien secara optimal.



