Indonesian Journal of Sport Science and Technology
Perbandingan Kardiovaskular Mahasiswa Perokok dan Non Perokok
Par Ahmad Syaifuddin, Yosa Petra Seraya Gerit, Fahriza Yoga Wirawan et 1 autres.
Contenu en anglais
Résumé
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai VO2max antara mahasiswa laki-laki perokok dan non-perokok yang aktif berolahraga. Penelitian ini menggunakan desain komparatif dengan pendekatan (cross-sectional). Subjek penelitian terdiri dari 20 mahasiswa laki-laki Universitas Negeri Surabaya berusia 19–20 tahun yang tergolong atlet atau aktif berolahraga, yang dibagi menjadi kelompok perokok (n = 10) dan non-perokok (n = 10). VO₂max diukur menggunakan Multistage Fitness Test (MFT) . Data dianalisis menggunakan uji Independent Samples T-Test setelah data terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok non-perokok memiliki nilai VO2max yang lebih tinggi (38.12 ± 6.03 ml/kg/menit) dibandingkan kelompok perokok (31.35 ± 4.49 ml/kg/menit). Uji Independent Samples t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok p = 0.011. Selisih rata-rata sebesar 6.77 ml/kg/menit dengan nilai effect size Cohen’s d sebesar 1.27, yang menunjukkan efek besar. Terdapat perbedaan signifikan VO2max antara mahasiswa laki-laki perokok dan non-perokok yang aktif berolahraga, di mana kelompok non-perokok memiliki kapasitas aerobik yang lebih baik.



