JURNAL KESEHATAN ALMUSLIM
Ulkus kornea berat dengan hipopion pada pasien pediatrik: Laporan kasus
Par Mulya, Mulya, Fauzan T. Banta et 2 autres.
Contenu en anglais
Résumé
Ulkus kornea adalah hilangnya sebagian permukaan kornea akibat kematian jaringan kornea, yang ditandai dengan adanya infiltrat supuratif disertai defek kornea bergaung, dan diskontinuitas jaringan kornea yang dapat terjadi dari epitel sampai stroma. Ulkus kornea dapat terjadi akibat proses non- infeksi yaitu trauma oleh benda asing, atau non infeksi (bakteri maupun jamur) yang menimbulkan infeksi atau peradangan. Ulkus kornea merupakan luka terbuka pada kornea yang menimbulkan nyeri, menurunkan kejernihan penglihatan dan kemungkinan erosi kornea. Tatalaksana yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian terapi yang cepat dan tepat sesuai dengan kultur serta hasil uji sensitivitas mikroorganisme penyebab. Prognosis tergantung pada tingkat keparahan dan cepat lambat pemberian terapi, jenis mikroorganisme penyebab, dan ada tidaknya komplikasi yang timbul. Ulkus kornea yang luas memerlukan penanganan yang tepat dan cepat untuk mencegah perluasan ulkus dan timbulnya komplikasi berupa descematokel, perforasi, endoftalmitis, bahkan kebutaan. Laporan kasus seorang anak laki-laki usia 12 tahun datang dengan keluhan mata kanan berdenyut, disertai pandangan kabur dan silau. Awalnya mata penderita masuk benda asing ketika sedang mengendarai sepeda motor. Pemeriksaan oftalmologis didapatkan visus OD 1/60, palpebra OD udem dan hiperemis (+), sekret (+), spasme (+), konjungtiva tarsal tampak hiperemis dan konjungtiva bulbi OD tampak injeksi siliar, kornea OD terdapat Ulkus Ukuran ± 8 mm x 6 mm pada bagian sentral, infiltrat (+), erosi (+), defek epitel stromal (+), feathery edge (+), COA OD terdapat hipopion <1/3 COA. Pasien didiagnosis dengan ulkus cornea severe cum hipopion occuli dextra.



