JURNAL KESEHATAN ALMUSLIM
Studi kasus: Asuhan kebidanan komprehensif pada ibu idi tpmb yusnidar kabupaten bireuen
Von Raihanul Jannah und Agustina.
Inhalt auf Englisch
Abstract
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Asuhan kebidanan komprehensif yang berkesinambungan dari kehamilan hingga keluarga berencana (KB) merupakan salah satu upaya untuk mendeteksi dini komplikasi dan menurunkan risiko tersebut. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menggambarkan penerapan asuhan kebidanan komprehensif pada Ibu I mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, hingga pelayanan KB sesuai standar asuhan kebidanan. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif deskriptif dengan satu subjek, yaitu Ibu I 28 tahun, di tempat Praktik Mandiri Bidan Yusnidar, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, pada 15 Maret sampai 22 Mei 2026. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan observasi; data sekunder melalui studi kepustakaan dan dokumentasi. Asuhan didokumentasikan dengan manajemen kebidanan dan catatan perkembangan SOAP berdasarkan Kepmenkes Nomor 938/Menkes/SK/VIII/2007. Hasil asuhan kehamilan berlangsung fisiologis dengan keluhan nyeri pinggang dan sering buang air kecil yang merupakan ketidaknyamanan trimester III. Persalinan pervaginam spontan pada 10 April 2026 pukul 17.10 WIB, tanpa laserasi jalan lahir dan tanpa komplikasi. Bayi perempuan lahir cukup bulan dengan berat badan 2.900 gram dan panjang badan 49 cm, serta mengalami kenaikan berat badan menjadi 3.150 gram pada usia 14 hari. Masa nifas melalui empat kunjungan berjalan fisiologis hingga 42 hari. Setelah konseling, ibu memilih KB suntik 3 bulan. Kesimpulannya pada asuhan komprehensif ini sesuai dengan teori dan standar pelayanan. Ibu dan bayi sehat, dan tidak ditemukan kesenjangan yang bermakna antara teori dan praktik.



